Berikan Kuliah Umum, Pangdam IM: Jadilah Orang yang Berguna bagi Nusa dan Bangsa

Oleh

BANDA ACEH - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Achmad Marzuki memberikan Kuliah Umum Wawasan Nusantara kepada Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) di Gedung Kuliah Terintegrasi UTU, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (18/11/2021).

Pangdam IM dalam kuliah umumnya mengingatkan, bahwa saat ini era teknologi semakin berkembang pesat, di era digital juga telah mempengaruhi beberapa kebiasaan dan kebudayaan yang ada di Indonesia. Beberapa budaya dan kebiasaan di Indonesia sudah mulai menghilang dengan berkembangnya teknologi di era digital.

“Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan pemuda dan mahasiswa untuk menjadi kader pemimpin yang dapat menjaga kebudayaan yang ada di Indonesia serta memajukan bangsa kita ini,” ingat Pangdam IM kepada mahasiswa.

Pangdam menegaskan bahwa Negara Indonesia itu sangatlah besar. Bangsa Indonesia adalah kumpulan dari berbagai macam suku bangsa, keberagaman, tidak sama asal usulnya serta tidak serupa sifat-sifatnya. Dengan disatukan oleh ideologi Pancasila, Indonesia sepakat untuk satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah air.

Untuk itu, kata Pangdam, Indonesia membutuhkan orang-orang pintar yang berwawasan kebangsaan dan berjiwa nasionalisme untuk memajukan negara ini.

Pangdam berharap kedepannya Indonesia khususnya Aceh ada penerus-penerus masa depan terutama mahasiswa UTU sebagai mahasiswa generasi muda penerus Bangsa dapat menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat yang amanah.

“Ada hal yang tidak bisa terulang kembali, yaitu waktu dan kesempatan. Lakukan yang terbaik mulai dari sekarang, berani jangan takut dan terus berdoa,” pesan Pangdam IM kepada Mahasiswa UTU menutup kuliah umumnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Teuku Umar Prof Dr. Jasman J. Ma'ruf SE,.MBA dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan berterima kasih telah bersedia datang ke UTU untuk memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas tersebut.

Dalam kesempatan itu, Rektor UTU memaparkan sejarah Universitas Teuku Umar tersebut, dimana sejak dikeluarkannya izin operasional pada tahun 2006, Universitas Teuku Umar sudah mendeklarasikan diri sebagai Kampus Jantoeng Hatee.

“Pada tgl 14 Maret 2014 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Keppres Penegerian Universitas Teuku Umar, dan pada tanggal 02 April 2014 bertempat di Istana Negara, Jakarta Presiden meresmikan dan menyerahkan Keppres penegerian Universitas Teuku Umar kepada Bupati Aceh Barat H.T. Alaidinsyah,” tutup Rektor UTU.

Untuk diketahui selama kegiatan itu berlangsung tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna memutus penyebaran Covid-19.

Komentar

Loading...