Semangat Capai 1000 Vaksin Bersama Kodim 0104/Atim, Polres Langsa Dan Pemko Langsa 

Oleh

Langsa – Dandim 0104/Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M.Tr (Han) hadiri acara pembukaan 1000 Vaksinasi Covid-19 untuk industri jasa keuangan dan masyarakat Kota Langsa yang diselenggarkan oleh Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe yang bekerja sama dengan Pemko Langsa, Kodim 0104/Atim dan Polres Langsa yang bertemakan “Perang Melawan Pandemi”, di Lapangan Merdeka Langsa, jln. W.R. Supratman, GP. Jawa, Kec. Langsa Kota, Kota Langsa, Minggu (19-09-2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid, MM, Dandim 0104/Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos. M. Tr (Han), Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH.SIK.MH., Deputi Kepala perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Bursyah, Ketua DPRK Kota Langsa Zulkifli Latif, Asisten II Kota Langsa Ali Mustafa, SE, Para Nakes dan peserta Vaksinasi.

Dalam sambutannya Deputi Kepala perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe mengucapkan terimakasih kepada Pemko Langsa, Kodim 0104/Atim dan Polres Langsa yang telah mendukung kegiatan tersebut sehingga dapat terlaksana dengan maksimal.

Kegiatan vaksinasi ini akan dilaksanakan selama 2 hari kedepan, dengan target 1000 vaksin yang harus dilakukan kepada para pekerja bidang jasa keuangan dan masyarakat Kota Langsa agar dapat beraktifitas seperti biasa untuk mencari perekonomian yang lebih baik,” paparnya.

Wakil Walikota Langsa saat membuka pelaksanaan kegiatan tersebut mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari Bank Indonesia untuk warga Kota Langsa dan kita tidak boleh menyia-nyiakannya dan berharap bagi seluruh warga Kota Langsa khususnya Bapak/Ibu yang bergerak di Industri Jasa Keuangan yang belum melakukan Vaksin, agar dapat melakukan Vaksin.

Seperti yang kita ketahui, ancaman Covid-19 sampai saat ini belum berakhir, bahkan akhir-akhir ini telah terjadi tren peningkatan kasus di Kota Langsa, yaitu lebih kurang sekitar sebulan yang lalu, Kota Langsa masuk dalam kategori Zona Merah disebabkan karena banyaknya pasien Covid-19 yang meninggal di RSUD Kota Langsa, walaupun sebagian besarnya adalah pasien rujukan dari Kabupaten tetangga, kondisi ini mungkin saja dapat disebabkan oleh tingginya intensitas interaksi sosial di masyarakat kita, yang mungkin juga dalam interaksi tersebut, kita tidak memakai protokol kesehatan yang memadai serta kebanyakan masyarakat kita juga belum divaksin. Menyikapi kondisi ini, seharusnya kita semua harus berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan,” tegasnya.

Dampak dari meningkatnya kasus Covid-19 dalam satu bulan terakhir kebelakang, telah membuat Pemerintah Kota Langsa melakukan pembatasan mobilitas masyarakat menjadi lebih ketat, baik dari intensitas interaksi sosial maupun dari prosedur kesehatan yang harus dipatuhi dan kita juga telah menginstruksikan seluruh Instansi Vertikal dibawah Pemerintahan Kota Langsa, untuk melakukan percepatan vaksinasi secara besar-besaran kepada seluruh warga Kota Langsa.

Upaya percepatan vaksinasi ini dilakukan untuk membentuk herd immunity yang ditargetkan 70% secara Nasional atau 181,5 juta penduduk Indonesia dan untuk mencapai target tersebut, program vaksinasi di daerah harus selaras dengan program Vaksinasi Nasional, dalam hal ini Pemerintah Kota Langsa akan terus mendukung Program Vaksinasi Massal ini, dengan harapan warga Kota Langsa yang divaksin bisa mencapai diatas 50% lebih, karena vaksinasi merupakan Ikhtiar kita bersama untuk menekan laju penyebaran virus corona,” papar Wakil Walikota.

Perlu kita ingat juga bahwa vaksinasi juga tidak serta merta menggantikan implementasi protokol kesehatan, tetapi vaksinasi mampu mengurangi tingkat keparahan seseorang apabila terkonfirmasi positif Covid-19. Tentunya pelaksanaan vaksinasi harus ditunjang dengan kemampuan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan upaya 3T (testing, Tracing dan Treatment) serta masyarakat kita diharapkan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sementara Dandim 0104/Atim disela-sela kegiatan saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa kami berkomitmen vaksinasi bagi masyarakat ini berjalan lancar di Kota Langsa, serta ketersediaan vaksin sampai saat ini masih mencukupi.

Lebih lanjut Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar menyampaikan bahwa manfaat dan pentingnya vaksinasi bagi di Kota Langsa dengan jenis vaksin Sinovac dengan jarak atau interval minimal 28 hari. “Semoga langkah vaksinasi yang diinisiasi oleh BI mampu menghentikan laju penularan covid-19 di Kota Langsa, mempercepat herd immunity serta masyarakat Kota Langsa dapat beraktifitas normal kembali dengan tetap disiplin prokes,” ujar Dandim.

Komentar

Loading...