Kasdam Iskandar Muda Inspektur Upacara HUT Infanteri dan Hari BelaNegara ke 71

Oleh

Kepala Staf Kodam Iskandar Muda, Brigjen TNI Achmad Daniel Chardin menjadi Inspektur upacara pada HUT Infanteri dan Hari Bela Negara ke-71 tahun 2019 dilapangan sepak bola Kampung Jawa, Banda Aceh, Kamis (19/12/2019).

Kegiatan yang dipusatkan di Kota Banda Aceh dimulai dengan berjalan sejauh 5 kilometer dari lapangan Jasdam Iskandar Muda menuju lapangan Sepak Bola Kampong Jawa. Kemudian tradisi penyerahan simbol-simbol dan lambang Infanteri.

Dalam upacara ditampilkan pasukan tradisional memakai seragam dan menirukan gerakan pasukan yang digambarkan sebagai pejuang-pejuang terdahulu dengan membawa bendera merah putih yang di akhiri dengan meminum dan pembelahan dengan kelapa muda.

Pada penyerahan simbol Peleton Yudha Wastu Pramukha Jaya dilaksanakan pembacaan amanat alm Panglima Besar Jendral Soedirman dan pengucapan Ikrar korp Prajurit Infanteri.

Pada upacara tersebut, Kasdam IM membacakan amanat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD, Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso. Dalam amanatnya Danpussenif menyampaikan bahwa hari Infanteri momen untuk mengabadikan pengabdian dan perjuangan tanpa akhir, untuk terus memperkokoh kemanunggalan dengan rakyat dan membangun sinergisitas dengan segenap komponen bangsa lainnya.

Menurut Danpussenif, tema “Infanteri Kuat Bersama Rakyat,” mencerminkan komitmen dan tekad yang kuat prajurit dan satuan Infanteri untuk menjadi tangguh, profesional, modern serta dicintai dan mencintai rakyat.

Makna tersebut memancarkan semangat pengabdian dan perjuangan tanpa akhir untuk terus memperkokoh kemanunggalan dengan rakyat dan membangun sinergisitas dengan segenap komponen bangsa lainnya, sebagai kekuatan bela negara dalam sistem pertahanan semesta.

Tantangan tugas ke depan semakin kompleks dan dinamis. Respons dalam menyikapi hal tersebut telah direalisasikan secara bertahap, dengan melakukan transformasi dan modernisasi Alutsista Infanteri guna memberikan semangat baru.

Oleh karena itu, mari kita mantapkan langkah guna mewujudkan infanteri yang maju, modern dan berkelas dunia, dengan berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas.

Dalam rangka Hari Bela Negara, selanjutnya Kasdam IM membacakan amanat Sekretaris Jendral Dewan Ketahanan Nasional, Laksamana Madya TNI Achmad Djamaludin. Disampaikan bahwa salah satu berkah yang telah mengantarkan kemerdekaan tanah air kita adalah digalinya kembali Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa,  dan nilai dasar bela negara. Pancasila adalah visi final bangsa dan negara Indonesia yang menghendaki pembangunan manusia Paripurna.

Manusia Paripurna tidak hanya memiliki  kapasitas dan keterampilan yang tinggi untuk pemenuhan kebutuhan sendiri dan golongannya. Manusia Paripurna mensyukuri berkah Kebhinnekaan dan mensinergikan beragam kekuatan, siap menghadapi interaksi dan persaingan global yang semakin kompetitif, serta menginsyafi dirinya semata sebagai mahluk  Tuhan YME. Inilah landasan prioritas bela negara untuk pembangunan SDM unggul yang diarahkan kepada perwujudan manusia Indonesia  Paripurna berdasarkan Pancasila.

aksi nasional bela negara juga melengkapi keahlian SDM kita dengan pengamalan nilai-nilai  bela negara yang meliputi cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan dan keyakinan kepada Pancasila  sebagai ideologi  negara, kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara, serta kemampuan awal bela negara dan semangat untuk mewujudkan negara yang berdaulat, adil dan makmur.

Dalam aktualisasinya, bela negara harus disesuaikan dengan kondisi kekinian yang dihadapi  oleh masyarakat secara umum serta dilandasi sinergi semua pemangku kepentingan sehingga terwujud kekuatan yang besar untuk mencapai tujuan yang besar  pula. dengan   demikian, bela negara bukan hanya menjadi alat untuk menghadapi ancaman yang bersifat potensial maupun aktual, namun juga menjadi alat pencapaian tujuan nasional bangsa dalam   jangka panjang yang memerlukan kerja keras serta sinergi   bersama secara terus menerus.

Peserta upacara HUT Infanteri dan Hari Bela Negara ke 71 diikuti prajurit TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PKK, Pelajar dan Ormas. Sementara upacara itu dihadiri Forkopimda Aceh, Pejabat Kodam IM, Pejabat Polda Aceh, Tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Komentar

Loading...