Kodim 0107/Asel Gelar Upacara Peringatan Hari Pancasila ke-73

Oleh
thumbnail (13)

ACEH SELATAN - Kodim 0107/Aceh Selatan menggelar upacara peringatan hari lahirnya Pancasila ke-73 tahun 2018 yang berlangsung di Makodim setempat, Tapaktuan, Jumat (01/06/2018).

Upacara yang jatuh setiap tanggal 1 Juni itu diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS serta Satdisjan yang ada di wilayah Kodim Aceh Selatan. Pelaksanaannya dipimpin oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Ferdinand sebagai Irup dan ditunjuk menjadi Komandan upacara (Danup) ialah Danramil 08/Bakongan Kapten Inf Endang Ruhiyat.

Pantauan media, upacara berlangsung sangat tertib dengan suasana penuh khidmat. Para prajurit berbaris rapi dengan semangat Pancasila yang mengalir di denyut nadi mereka.

Para prajurit Kodim 0107/Aceh Selatan telah memahami dan mengamalkan Pancasila sebagai bintang pemandu bangsa Indonesia. Yang sudah 73 tahun bertahan dan tumbuh ditengah deru ombak ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya.

Dalam benak sanubari prajurit, Pancasila dan NKRI adalah harga mati. Berbicara kedaulatan bangsa, TNI salah satu garda terdepan dalam menjaga keutuhan negara. Membangun persatuan dan kesatuan serta menjadikan Indonesia menjadi negara yang kuat.

Sebagaimana yang disampaikan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo dalam amanat yang dibacakan Kasdim 0107/Asel Mayor Inf Ferdinand, bahwa sebagai bangsa yang majemuk, semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kita harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kita harus bersatu dalam upaya kita untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin," ungkapnya.

Begitu juga dengan semangat berprestasi, Presiden RI sangat yakin dan optimis semangat itu telah tertanam kuat di dada para atlet untuk mengibarkan bendera Merah Putih di Asean Games yang diselenggarakan tahun ini.

"Saya yakin semangat berprestasi juga membara di seluruh lapisan masyarakat dan di seluruh jenis profesi untuk me jadikan indonesia sebagai negara maju, negari yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur," demikian Presiden RI, Joko Widodo.

Semangat yang disampaikan Presiden RI dalam amanat memperingati hari lahirnya Pancasila telah dianugerahkan oleh TNI-AD kepada bangsa dalam ajang lomba tembak internasional beberapa waktu lalu.

TNI-AD mampu bersaing dan mengalahkan negara-negara besar di dunia. Bahkan TNI-AD, 11 kali berturut juara umum lomba tembak AASAM membuat tentara luar geleng-geleng kepala karena tidak mampu mengalahkan dan merebut prestasi tentara Indonesia.

Ini merupakan sebuah kebanggaan besar yang menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat, negara yang besar dalam persatuan, berbagi dan berprestasi.

Komentar

Loading...