Pendidikan Aspek Penting Membentuk Generasi Pendatang

Oleh
WhatsApp Image 2017-06-21 at 21.44.29

Banda Aceh. Pemuda adalah aset penting yang dimiliki bangsa, karena merekalah yang akan meneruskan cita-cita dan perjuangan bangsa ini menjadi lebih baik dan berwibawa kedepannya nanti dan itu yang menjadi tanggung jawab kita dan harus selalu kita bangun bersama.

“Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam membentuk generasi mendatang, dengan demikian pendidikan diharapkan dapat menghasilkan manusia berkualitas, bertanggung jawab dan mampu mengantisipasi masa depan. Karena Pemuda adalah tulang punggung negara”.

Hal tersebut di katakan Pangdam IM Mayjen TNI Moch. Fachrudin, S.Sos. saat memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama dengan para Alim Ulama se-Aceh di kediaman Pangdam, Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (21/6/17).

Menurut Pangdam, perlunya pendidikan generasi penerus (Pemuda) untuk menumbuhkan kesadaran beragama, dengan tujuan para generasi penerus nantinya bisa memilki moral dan kelakuan yang baik.

Pangdam mengungkapkan, dalam tatanan kehidupan, pendidikan moral dan etika generasi bangsa yang harus kita bangun juga karena bagaimana bangsa ini akan maju, terlebih pendidikan nilai-nilai agama sebagai pondasi ahlak bagi generasi muda. Ahlak, moral dan etika generasi bangsa yang harus kita bangun juga karena bagaimana bangsa ini akan maju,bagaimana bangsa ini akan berkembang ataupun bagaimana bangsa ini akan menjadi bangsa yang dihargai oleh bangsa lainya dan menjadi bangsa yang berwibawa, maka hal ini yang harus kita jaga, jangan sampai generasi bangsa kita luntur dari nilai-nilai agama dan etika bangsa ini.

Pesatnya perkembangan teknologi dapat membuat masyarakat melupakan tujuan utama manusia diciptakan, yaitu untuk beribadah. Sikap dan rasa berbudaya mereka dipengaruhi oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membuat arus informasi semakin lancar tanpa batasan,  sehingga apabila kita tidak aktif dan selektif untuk memfilter terhadap dampak negatif dari kemajuan perkembangan teknologi tersebut akan menjadi ancaman bagi generasi muda dan bangsa kita.

Oleh karena itu, saya mengajak para ulama yang hadir disini untuk bersama-sama senantiasa bersinergi, menjaga dan mengawal para generasi muda untuk senantiasa mewujudkan apa yang menjadi cita-cita bangsa Indonesia. Tutur Pangdam.

Komentar

Loading...