Pangdam IM Terima Paparan Tentang Masterplan Pembangunan Lapangan Tembak Perbakad

Oleh
WhatsApp Image 2017-05-14 at 18.48.55

Aceh Besar – Ada beberapa bangunan yang akan di buat dilapangan tembak Rindam Iskandar Muda ini,” kata  Darmawan saat memaparkan rencana master plan dan rencana pembangunan lapangan tembak Persatuan Menembak Angkatan Darat (Perbakad) Kodam Iskandar Muda di lapangan tembak Pistol eksekutif Rindam Iskandar Muda, Mata Ie, Aceh Besar, Minggu (14/5/17).

Kepada peserta lomba tembak eksekutif Perbakad Kodam Iskandar Muda, Ia menjelaskan, ada 70 Hektar luas lapangan tembak Rindam tersebut, namun yang di gunakan hanya 40 Hektar, dan 30 Hektarnya akan dibuat beberapa bangunan.

“Ada beberapa bangunan yang kita buat, yaitu mulai dari lapangan tembak Indoor, Reaksi, Gedung kantor utama lapangan tembak Perbakad, Shelter lapangan tembak 300 meter, Tribun lapangan tembak 300 meter, area Plaza lapangan tembak Perbakad, lapangan tembak reaksi, lapang tembak 300 dan 600 meter, area lahan tembak IC dan Cqbrange/lapangan tembak Pertempuran Jarak Dekat (PJD),” jelas Darmawan.

Ia berharap, lapangan tembak Rindam Iskandar Muda bisa dipergunakan pada ajang Nasional, seperti lapangan tembak Divisi 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat. Saat ini lapangan tersebut lapangan tembak terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara.

“Saya berharap dengan adanya kerjasama antara Kodam IM dengan Pemerintah Daerah, pembangunan, dan bantuan para Donatur Lapangan Rindam Iskandar Muda ini, bisa di selesaikan secara cepat,” harapnya.

Sementara itu, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jendral TNI Moch. Fachrudin, S.Sos. mengatakan, bahwa Aceh sekarang ini situasinya aman dan, sehingga masyarakat Aceh dan masyarakat pendatang yang tinggal di Aceh dapat mengembangkan investasi untuk membangun Aceh baik infrastrukturnya maupun kesejahteraan masyarakat nya.

“Saya berharap kedepan dengan adanya lapangan tembak ini, nantinya event-even nasional dalam rangka lomba tembak, tidak hanya dilaksanakan di Jakarta ataupun Jawa Barat, tetapi nantinya bisa dilaksanakan di Aceh,” tutup Pangdam.

Komentar

Loading...