Serda Subkhan Dan Guru Smk Ajarkan Siswa Rawat Tanaman Cabai

Oleh
WhatsApp Image 2017-05-02 at 16.26.57

Aceh Timur - Sebanyak 50 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Simpang Jernih terima pelatihan cara merawat tanaman Cabai dari Serda Subkhan. Didampingi oleh Guru SMK, Babinsa Ramil 17/Simpang Jernih ini menularkan pengetahuan cara merawat cabe yang pernah didapatnya pada saat menerima pelatihan pertanian dari Dinas Pertanian (Distan) kepada siswa-siswi SMK Simpang Jernih kecamatan simpang jernih kabupaten Aceh Timur, Selasa (2/5/17).

Berbekal pengalaman yang pernah Ia praktekkan di lahan Koramil 17/Spj, Serda Subkhan menerangkan tahap per tahap dari mulai pengolahan tanah, penyemaian bibit cabai hingga perawatannya. Menurutnya, lahan yang bagus untuk menanam cabe adalah dengan ukuran satu hingga satu setengah meter dengan ketinggian bedengan sekitar 30 centimeter dengan jarak per lubang sekitar 40 sampai 60 Cm, teran Babinsa tersebut.

Selanjutnya adalah pemilihan bibit cabai yang akan disemai. Untuk mendapatkan bibit yang berkualitas, pilihlah bibit cabai yang masih segar dan keluarkan biji cabe dengan cara dikupas, lalu dijemur hingga biji cabe mengering. Kemudian semai bibit cabe tadi dilahan yang sudah dibuat bedengan semainya. Jangan lupa terlebih dahulu memasukkan pupuk kompos pada lubang yang telah disiapkan sebelum bibit cabe ditabur. Tutup bagian atas dengan menggunakan gulma yang telah kering untuk mencegah supaya air tidak masuk langsung ke bibit cabe. Lakukan penyiraman terhadap bedengan diatas Gulma kering tadi agar tanah tetap dalam keadaan lembab. Tunggulah hingga bibit mengeluarkan minimal empat helai daun sebelum dipindahkan ke lahan penanaman, lanjut Serda Subkhan.

“Untuk masa penanaman sebaiknya dilakukan pada masa curah hujan yang tidak begitu tinggi, lakukan penyiraman bibit setiap hari agar tanah tetap lembab. Apabila tumbuh gulma disekitar tanaman cabai, cabutlah agar tidak mengganggu tanaman tersebut, berikan pupuk secara rutin dan buang daun yang menguning agar tanaman cabai dapat tumbuh dengan cepat,” jelasnya lagi.

Cabai dapat dipanen ketika ia telah tumbuh dengan sempurna dengan memiliki buah yang segar dan masak, papar Babinsa tersebut. Siswa-siswi SMK yang hadir pun mendengarkan dan menyaksikan dengan seksama atas penjelasan yang diberikan oleh Serda Subkhan. Kegiatan pun dilanjutkan dengan pembersihan gulma disekitar tanaman cabai olahan Koramil 17/Spj tersebut untuk mempraktekkan langsung penjelasan tentang perawatan cabai yang telah diterima siswa-siswi SMK.

Komentar

Loading...