TNI/Polri Siap Amankan Jalannya Penas

Oleh
WhatsApp Image 2017-05-01 at 22.33.49

Banda Aceh, Guna meningkatkan Keamanan dan Kenyamanan dalam pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Ke XV Tahun 2017, Komando Distrik Militer 0101/BS bersama Polresta Banda Aceh menggelar Konferensi Pers dalam rangka persiapan Keamanan menyambut PENAS dan Kunjungan Presiden RI ke Provinsi Aceh, bertempat di warung kopi sekretariat bersama (Sekber) Kec. Baiturrahman Kota Banda Aceh, Senin (1/5/2017).

Komandan Kodim 0101/BS Letnan Kolonel Inf Iwan Rosandriyanto, S.IP mengatakan, menyikapi kegiatan Penas ini, jika dimanfaatkan dengan baik, maka ini merupakan suatu peluang bagi Provinsi Aceh untuk memperkenalkan Aceh kepada pendatang dari luar sehingga orang-orang akan lebih mengenal Aceh khususnya tempat-tempat wisata, rekreasi dan keadaan alamnya, yang dapat mendatangkan keuntungan bagi Pemerintah Daerah.

“Ada dua cara yang akan kita lakukan dalam mengamankan kegiatan Penas yaitu pengamanan fisik dan non fisik,” katanya.

“Dalam pengamanan non fisik kita harus menjaga sikap toleransi dan saling menghargai, karena kita merupakan tuan rumah, jadi diharapkan kita sambut mereka dengan baik dan sopan santun karena para pendatang Penas merupakan pendatang berasal dari berbagai daerah, suku dan budaya yang berbeda,” tambahnya.

“Kemudian dalam pengamanan fisik kita akan menurunkan secara Maksimal personel TNI Khususnya Kodim 0101/BS sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan juga kami siap mem beck up pihak Polisi dalam pelaksanaan pengamanan,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh Kombespol T. Salahidin yang ikut hadir menyampaikan Kesiapan Penas ini tidak lepas dari kerjasama antara TNI/Polri serta Satpol PP dan WH.

Ia berharap dalam Penas nanti, jangan sampai di salah gunakan pihak-pihak tertentu, terutama pihak hotel agar tetap memberikan harga, servis serta kulinernya standar juga memperhatikan serta menjaga kebersihan ruangannya seperti toilet, MCK dan lain-lain.

“Kita akan mengadakan Operasi Miras Khususnya di wilayah banda Aceh serta operasi perdagangan manusia seperti Portitusi, Operasi tersebut akan diadakan di hotel-hotel dan akan kita tutup bila ada yang terjaring dalam operasi tersebut,” tungkasnya.

Disisi lain, Kapolres Aceh besar AKBP Heru Suprihasto mengungkapkan, dalam pelaksanaan Penas nanti, Polres Aceh Besar akan menurunkan personel mulai dari 80 sampai dengan 100 personel gabungan.

“Ini merupakan langkah yang akan dilaksanakan oleh pihak TNI/POLRI dalam memberikan kenyamanan dan kelancaran kepada masyarakat, dalam mendukung untuk menyukseskan Penas di Prov. Aceh, serta memberikan rasa aman kepada para peserta Penas yang akan datang bertamu ke Aceh,” tutupnya.

Komentar

Loading...