Babinsa Ramil 01/KSP Ajak Warga Bersihkan Kota dari Sampah

Oleh
WhatsApp Image 2017-02-10 at 16.34.04

KUALA SIMPANG - Masih kurangnya kesadaran sebagian masyarakat akan pentingnya kebersihan menjadikan Kota Kuala Simpang terlihat agak kumuh dan terkesan kotor. Sampah yang bertumpuk disatu tempat dan bertebaran dijalanan seakan menjadi hal yang biasa bagi penduduk kawasan ini. Hal ini menggugah hati Serda Wahyudi, Babinsa Ramil 01/Kuala Simpang ini kemudian berkoordinasi dengan Puskesmas Kota Kuala Simpang dan mengajak warga bersihkan kota dari sampah, Jum'at (10/2/17).

Dimulai dari desa Kota Lintang kec. Kota Kuala Simpang kab. Aceh Tamiang, Serda Wahyudi bersama pegawai Puskesmas dan warga desa mulai kumpulkan sampah-sampah yang bertebaran di sepanjang jalan. Setelah terkumpul menjadi satu, ia pun membawa sampah-sampah tersebut menuju tempat pembuangan sampah yang telah disediakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Tamiang dititik-titik tertentu, salah satunya di sekitar Pajak Ikan Kota Kuala Simpang.

Menurut Wahyudi, sampah-sampah disepanjang jalan mayoritas disebabkan oleh pengguna jalan yang membuang sampah seenaknya. Adapun sampah yang kebanyakan dijumpai seperti botol-botol minuman dan plastik-plastik bekas makanan. Kemudian terjadi pembiaran oleh penduduk setempat, sehingga sampah-sampah tersebut lama kelamaan menjadi bertumpuk dan sangat mengganggu pandangan, ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu pegawai Puskesmas Kota Kuala Simpang. Sampah-sampah yang bertebaran dapat meningkatkan intensitas perkembangan wabah penyakit, salah satunya adalah Demam Berdarah (DBD) yang disebabkan oleh Nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk spesies ini sangat suka sekali berkembang-biak di areal yang kumuh dan kotor, apalagi didukung oleh genangan air yang tidak pernah dibersihkan, celetuknya.

Kita akan selalu berupaya untuk mengajak warga agar tingkatkan kebersihan. Tidak hanya disini, semoga seluruh masyarakat Indonesia sadar akan pentingnya kebersihan. Kawasan yang bersih dapat menciptakan kenyamanan tersendiri bagi mata yang memandang, tutup Wahyudi.

Komentar

Loading...